Jumat, 14 Oktober 2011

MALING TERIAK MALING

Kembali kulihat pak Haji keluar dari mesjid setelah selesai melaksanakan shalat asharnya.

Hampir setiap kali datang waktu shalat pak haji melaksanakannya di mesjid walaupun tanpa makmum. Kejadian ini aku amati sudah berlangsung hampir satu bulan. Usut punya usut ternyata pa haji dijauhi oleh warga masyarakat sekitar.

Dulu dia adalah seorang imam mesjid. Walaupun tidak mempunyai latar belakang pendidikan pesantren, tapi pa haji dipercaya menjadi imam mesjid dan mengurus semua keperluan mesjid. Ia jaga amanah itu selama hampir 20 tahun.

Keadaan pa haji berubah seratus delapan puluh derajat ketika ada beberapa warga yang meminta sang imam diganti oleh anak salah seorang warga yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan di pondok pesantren dan kembali ke kampung tersebut. Sebenarnya sekembalinya ke kampung, sang ustad muda sering diminta oleh pa haji untuk menjadi imam shalat, tapi dengan bahasa yang sopan si ustad selalu menolak dan meminta pa haji yang tetap menjadi imam shalat. Penolakan si ustad membuat geram beberapa warga dan akhirnya salah seorang warga yang benama pa Hakim datang menemui pa haji.

“Maaf pa haji, semua warga sudah sejak lama ingin ustad Fikar yang menjadi imam di mesjid kampung kita menggantikan pa haji, dan sebaiknya pa haji menyerahkan urusan mesjid kepada saya”

“Baiklah, kalau memang itu sudah jadi keinginan semua warga, saya akan menyerahkan tongkat imam shalat ini kepada ustad Fikar dan urusan mesjid kepada pa Hakim” Dengan berjiwa besar pa haji menyerahkan amanah itu kepada ustad Fikar dan Pa Hakim.

Sayang nya sehari setelah pertemuan 3 orang itu, beredar isu di masyarakat bahwa pa haji telah menyelewengkan uang mesjid dan warga percaya. Pak haji dijauhi oleh warga kampung.

Jangankan untuk diimami, warga malah enggan mengajak pa haji shalat berjamaah dan pa haji dianggap najis oleh warga kampung.

Jika pa haji sedang melaksanakan shalat di mesjid, warga tidak langsung bergabung berjamaah, melainkan menunggu sampai pa haji selesai shalat. Sebagai manusia biasa, pa haji merasa sangat sedih menerima perlakuan warga.

Yang paling membuat pa haji dan keluarganya sedih adalah ketika malam idul fitri tiba. Di malam itu gema takbir bersahutan di seluruh mesjid, tapi di mesjid kampung ini hanya terdengar suara takbir dari seorang kakek yang suaranyapun sudah sangat lemah ditemani anak-anak kecil yang asik berlarian di seputaran mesjid. Tanpa lelah pa haji terus menggemakan takbir dan berharap ada warga yang menemaninya, sampai tengah malam belum ada juga warga yang datang. Pa haji memutuskan pulang karena sudah terserang kantuk yang sangat hebat.

Pa haji disambut sang istri yang juga sedang khusyu menggemakan suara takbir di rumah.

“Ibu dengar tadi bapak takbirannya sendirian saja di mesjid, memang ga ada bapak-bapak lain yang datang ke mesjid?”

“Ga ada bu, mungkin mereka masih sibuk mempersiapkan buat lebaran besok”

Setelah pa haji meninggalkan mesjid, banyak warga berdatangan ke mesjid untuk menggemakan takbiran. Suasana mesjid sangat meriah berbanding terbalik dengan ketika pa haji yang bertakbiran, mesjid sangat sepi kala itu.Di hari raya lebaran pa haji merasa senang karena lebih dimanusiakan oleh warga, karena di momen ini semua saling memaafkan kesalahan (walaupun mungkin hanya tampilan luarnya saja). Pak haji ikut berjamaah melaksanakan shalat ied bersama warga kampung dan menyimak dengan khusyu khutbah yang disampaikan oleh khatib.

Pasca idul fitri terjadi kehebohan di kampung, ketika warga menanyakan keberadaan uang hasil sumbangan warga yang diperuntukkan merenovasi mesjid kepada pak Hakim selaku bendahara dan pengurus mesjid. Ternyata uang tersebut tidak ada, menurut pengakuan pak Hakim uang tersebut dipinjam dulu untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.

Warga tidak bisa terima tindakan pa Hakim yang dengan seenaknya menggunakan uang amanah dari warga yang diperuntukkan merenovasi mesjid. Warga akhirnya sadar bahwa selama ini mereka jadi korban isu yang dihembuskan pak Hakim, tapi ternyata pak Hakim sendiri yang sudah menyelewengkan uang itu. Warga meminta maaf kepada pa haji atas perlakuan mereka selama ini dan kembali meminta kesediaan pa haji untuk menjadi pengurus mesjid. Alhamdulilah pak Haji bersedia menerima kembali amanah itu.

Pak Haji dan keluarga merasa senang karena akhirnya Tuhan menunjukkan kebenaran yang sesungguhnya.

Minggu, 09 Oktober 2011

ISTRI GILA HARTA

Sudah 10 tahun aku menikahimu setelah kepergian istri pertamaku, tapi mengapa hatimu belum terbuka untuk berbaur bersama anak-anakku?? Sampai kapan rumah tangga kita seperti ini?Malah sekarang kau menjauhkan aku dari anak-anakku. Padahal niat awal aku menikahimu yang kuutarakan sebelum kita menikah adalah aku ingin ada yang merawat anak-anakku, kaupun setuju dengan itu. Kau berjanji akan menyayangi mereka seperti anak kandung mu sendiri.

Di tahun pertama pernikahan, perilakumu biasa-biasa saja. Keanehan muncul menginjak usia 2 tahun pernikahan kita. Kau minta dibelikan rumah baru. Anak-anakku sebenarnya sudah memperingatkan aku, tapi entah kenapa aku turuti saja permintaanmu.

Setelah rumah kau dapatkan, kembali kau ajukan permintaan, kau ingin kepemilikan sebidang tanah di pindahkan menjadi atas nama mu (padahal jelas2 tanah itu adalah harta bersama almarhumah istriku) berarti ada hak anak-anakku disitu. Anak-anakku sebenarnya bereaksi keras atas hal ini, mereka tidak bisa terima permintaanmu ini. Tapi bagai kerbau dicucuk idung dan entah kekuatan dari mana, aku tampil bak jagoan yang siap menghadang tindakan anak-anakku. Tampak keterpaksaan dan kekecewaan di wajah mereka saat aku minta mereka menandatangani berkas yang isinya “bahwa anak-anakku tidak akan menggugat pengalihan kepemilikan ini di kemudian hari”.

Ketamakanmu akan harta ternyata tidak berhenti sampai disitu. Kembali kau minta aku menjual saja tanah dan kebun yang aku punya.Terang saja permintaanmu ini membuat aku bingung, karena itu artinya aku harus kembali meminta tanda tangan dari anak-anak kandungku sesuai dengan permintaan pembeli yang menginginkan ada tanda tangan dari ahli waris. Mereka pun kembali menolak menandatangani berkas, tapi mereka akhirnya dengan sangat terpaksa menandatangani berkas itu setelah aku marah-marah atas penolakan mereka.

Sekarang aku sudah tidak mempunyai harta benda lagi. Tubuhku sudah semakin renta ditambah penyakit yang menimpaku. Aku ingin di masa tuaku ini berkumpul bersama anak cucuku, tapi kau masih saja melarang aku berkumpul bersama mereka.

Ingin rasanya aku berbagi perasaan ini dengan anak-anakku, tapi aku malu sama mereka setelah tindakanku terhadap mereka.

Pagi ini anak cucuku datang melihat keadaanku, aku bahagia sekali karena ternyata mereka tidak menanam kebencian tarhadapku, mereka masih memperhatikan kesehatanku, mereka masih hormat, sayang dan mencintaiku. Mereka meminta aku supaya bersedia tinggal di rumah salah seorang dari mereka, aku merasa senang sekali dengan permintaannya. Tapi lagi-lagi kau menolak permintaan mereka. Aku hanya bisa diam dan sedih atas tindakanmu, karena tubuhku sudah tak berdaya apa-apa.

Sebenarnya apa yang kau harapkan dariku wahai istriku???

Sudah tidak berhakkah mereka mengurus aku (orang tuanya) ?



Kamis, 06 Oktober 2011

Terima Kasih Cengengesan Family..

Ada cinta yang kurasakan saat bertatap dalam canda
Ada cinta yang kau getarkan saat ku resah dalam harap, indahnya

Ya.. itu adalah lirik lagu dari Bening – ada cinta. Pernah dengar dunk fam? Lagu itu berkali – kali da dengerin disaat da nulis ini. Kenapa lagu itu? Karena rasa itu yang da rasain sekarang untuk semuanya, mulai dari eyang – eyang sampai cucu – cucu.

Rabu, 5 oktober 2011

Da kuliah dengan chat Ym & Fb yang tetap ON di ponsel da, da chat sm kak cucu dan Bang Naz (walaupun sebentar). Selesai kuliah, seperti biasa da langsung menuju kantin buat menikmati Free Wifi nya. Da mau OL, da mau ketemu sm keluarga ke 2 da di CF. Tapi sepi,, yang kelihatan Cuma coment – coment di FB CF. Wifi di kantin lg gak pas, ya udah, da pun pergi dari kampus, menuju Mesjid Raya Medan dan Istana Maimun.
Jam 4.30 da udah dikampus 2, tetap Wifi nya gak pas.. KECEWA da. Jam 5.30 masuk kelas dengan pikiran yang kacau. Gak ngerti da dosen nya ngomong apa. Raga da memang di kelas, tapi Jiwa da?? Huft..
Da sempat chat sm kak Restu ( sebentar ) dan Lihat fb CF. Jam 7 malam da masuk kuliah lagi. Di mata kuliah kali ini,kami diajak untuk berangan – angan. Cocoklah sama pikiran da yang gak konsen kuliah, sekalian aja da ngayal ketemu CF, hahahaha..
Waktu mau pulang, mama da tiba – tiba sms minta di beliin Gula. Jam 21.15 malam da nyampe rumah dengan kondisi ponsel da yang udah habis baterai nya. Dan waktu da idupin ternyata Ada SMS dari ULi dan Kak Cucu.
Lagi – lagi CF gak rame dan Kak cucu pun tidur. Oia, da juga sempat chat sama bang naz n pertanyaan nya buat da kekeh sendiri, “pacar da siapa? “ hahahaha…
Jam 22.00 da baru makan malam sambil chat sm bang Alfi,, disini bang alfi bilang dia mau nikah, Horeeee…!!
Bang alfi sempat nanyain “ da kuliah dimana, di jogja?” da bilang, “gak kok bang, da di medan. Emang kenapa kalau di jogja?” “kali di jogja, kamu pacaran sama afandi ya”, itu pernyataan bang alfi yang buat da ketawa – ketawa sendiri.
Da bilang, “Ya gak lah bang,, fandi punya pacar di jogja. “Abis nya mesra sih” katanya. “mesra itu kan Cuma di CF. hahahaaa.. Da Cuma ketawa abis baca pertanyaan dan pernyataan bang alfi. Satu pernyataan bang alfi yang paling da suka Manusia bisa merencanakan, tapi Tuhan yang menentukan, temasuk jodoh.

CF adalah Inspirasi da dalam tulisan AUDA kali ini

Jam 23.00 karena benar – benar capek, da ketiduran juga. Jam 3.30 da terbangun. Dalam tidur tadi da mimpi, mimpi ketemu CF. semuanya ada, termasuk Fandi, hahahaha.. Da Sms kak cucu, da bilang da mimpi CF kak, eh.. si kakak malah ketawa. Kak cucu juga bilang “Cinta sama keluarga CF, serasa punya keluarga baru”.
Da bilang, da pengen buat tulisan. Katanya ya buatlah dek, ta’ tunggu.. ( ini dia kak ) :D

Da emang gak kenal CF secara langsung tapi Buat da pribadi, sekarang da ngerasa CF adalah bagian dari hidup da, dan Insya Allah selamanya. Dari CF da nemuin keluarga baru. Di FB CF kita selalu bebagi informasi dan suka ngumpul di Conference YM untuk sharing. CF udah ngasih da Inspirasi dalam segala hal. Makasiihh banyak semuanya..
Oia, untuk anggota CF yang lagi sakit, da do’ain semoga cepat sembuh ya.. Da kangen pengen sama - sama lagi walaupun cuma di dunia maya :D
Harapan da adalah da pengen ketemu Cengengesan Family suatu saat nanti,
 Insya Allah..

131788426083178433
Inspirasiku
1317890982153373573

Rabu, 05 Oktober 2011

Kami dan Si Bule

cuaca pagi di Medan panas, jadi kami sewa mobil untuk berangkat ke berastagi. kami mau penelitian, ckckckcck..
gaya kali bah :P ( tapi emang betol kok )

Dirumah, da bilang sama abang da bakal pergi 3 hari. Dan abang tersayang cuma kasih uang Rp 100 ribu untuk 3 hari.
Buseeeeett dah, ne abang pelit kali bah !!!
100 ribu mana cukup buat sewa kamar hotel, buat makan. belom lagi beli oleh - oleh.
Omaaaaaaaaaaaaaaaaakjaaanngg.. yang teganya abangku yang sebijik itu,
masa’ duet dikasi cuma cepek ribu ?

ya sudah lah, da ke rumah puput, udah ada Puji dan Nisa yang menunggu. Masing - masing kami berangkat dari rumah bilang nya mau tugas 3 hari, hahahaa.. padahal kan cuma 2 hari
pas lg OTW ke berastagi,, si puji Mual pas jalan nya yg berkelok - kelok itu,
terakhir dia muntah, ” berenti dulu om super,, aku mau muntah ” katanya, gak lama
huueeeeeeekkk…hueeeeeeeeeekk.. hueeekkk.
dia masuk mobil lagi, ” mingger kalen, aku mau tidor dibelakang ajalah” katanya.
Jangan ji, nanti kau kejepit sm barang2 bawaan, kata nisa.
ah, biarlah,, gak mau ku tengok jalanan itu lagi, dan gak lama pun puji tertidur.

jam 2 kami dapat hotel yg lumayan murah, kami pesan 2 kamar.
Sampai kamar, da langsung tidor dan yang lain pada mandi. siap mandi, eh,, tiba - tiba mereka tiduran diatas da. kebayang donk,, kejepit nya da diantara mereka bertiga..
udah selesai makan malam, dan kami balik ke hotel. tiba - tiba ada bulek a.k. a turis..
dengan semangat 45 + PD nya, puput yang sok pinter bahasa inggris langsung bilang,
” hi Sir..
where are you come from? what are You doing here” ?
wkwkwwkwkkwwk… kami cuma bisa tertawa pas dengar si puput nanya gitu.
Si bulek jawab ” oo,, hai anak - anak. saya sedang liburan di Berastagi ini, saya datang dari inggris. kalian kalau mau bicara sama saya, pakai bahasa indonesia aja. saya juga bisa bahasa indonesia. saya sudah belajar. saya sering datang ke Indonesia “, si bulek jelasin itu sambil ketawa - ketawa.

si puput yang udah kadung malu, cuma bisa nyengir dan sembunyi dibelakang kami.
dan tak lama si bulek pun pergi. kami masith tertawa ingat kejadian tadi. Puji yang heboh pun langsung bilang, makanya kau Put,,, jangan sombong pakek bahasa inggris, si bulek aja bisa fasih bahasa indonesia.
puput cuma nyengir - nyegri, macam Kuda kau, kata nisa.
besok nya kami balik ke Medan dan nginap dirumah puput, biar genap 3 hari,, melengkapi izin kami dari rumah. wkwkwkwwwk..

pas tiduR malam, puji udah tertidur duluan.. dalam tidurnya puji sempat ngigau, dan bergaya dalam tidur nya.
Ide usil kami pun kembali, kami potoin gaya tidur puji..besok pagi nya kami tunjukkin itu foto ke Puji, puji yang marah langsung bilang ” yang gilakkkkk lah memang kalian, aku tidor pun kalen poto”.
hahahahaaa.. tak lama pun kami kembali kerumah masing - masing


my road to Berastagi on March 2006
13177182891273141469

Selasa, 04 Oktober 2011

Wisata Kuliner Murah Meriah




Sejak dulu Bandung memang terkenal sebagai kota tujuan wisata belanja dan kuliner. Bandung yang terkenal dengan sebutan "PARIS VAN JAVA" menjadi kiblat fashion di pulau Jawa. Selain fashion, jumlah makanan yang ditawarkan di kota Bandung juga sangat banyak dengan beragam rasa yang pastinya enak-enak dan harga yang terjangkau.

Sejak dibukanya Jalan Tol Cipularang, kota Bandung telah menjadi tujuan utama dalam menikmati liburan akhir pekan terutama bagi masyarakat yang berasal dari Jakarta dan sekitarnya. Selain menjadi kota wisata belanja dengan menjamurnya factory outlet yang sebagian besar berada di kawasan Dago, Bandung juga dikenal sebagai kota wisata kuliner.

Potensi kuliner terus berkembang di kota Bandung, setiap saat selalu saja ada makanan atau camilan baru yang diperkenalkan di kota Bandung. Selain peuyeum sejenis tapai yang dibuat dari singkong yang difermentasi, secara luas dikenal oleh masyarakat di pulau Jawa, juga ada tempe, oncom, cireng, surabi, colenak, batagor, brownies dan masih banyak lagi panganan lainnya.

Di kota Bandung juga pada saat ini sedang menjamur produk kuliner seperti keripik pedas, gurilem, basreng, gehu pedas dan yang lainnya, dan merek-merek yang diusung pun banyak sekali seperti Maicih, Ebhel Krauklada, seripikkingkong, Mr.jebleh,Gehu Pedas Hot Jeletot

Selain dari sisi produknya, strategi marketing pun sangat diperhatikan. Twitter pun dijadikan sebagai media promosi, hal ini terlihat begitu ramainya di twitter yang membicarakan mengenai kuliner di Bandung.

Di Bandung banyak sekali tempat-tempat untuk memanjakan lidah kita dengan harga yang sangat bersahabat dengan kantong kita yang pas-pasan. Misalnya :

1. Waroeng Setia Budi berlamat di Jl. Setiabudi No. 175 Bandung (warung favorit saya menghabiskan malam) menyediakan surabi dengan aneka rasa dan rasa Coklat keju susu lah favorit saya, juga menyediakan batagor yang lumayan enak, aneka bakso dan tentu saja minuman. Harga yang ditawarkan pun cukup murah, mulai dari Rp.3000 sampai Rp.8500 (cukup murah kan?). Di warung ini pada bagian depan kita akan disambut oleh proses pembuatan surabi yang dilakukan secara tradisional dengan menggunakan alat cetak yang terbuat dari tanah liat dan juga menggunakan arang sebagai bahan pembakarannya.

13175679541826708760

13175686431625172881
proses pembakaran yang masih tradisonal

1317648099957511022
surabi rasa coklat, keju, susu (favorit saya)

13176481451046887581
yoghurt strawberry

2. Untuk batagor, yang sangat terkenal di Bandung adalah Batagor Kingsley dan juga batagor Riri. Harga dari kedua merk ini pun sama yaitu Rp.40.000 / porsi (isi 5 buah) dan memiliki rasa yang memang berbeda dengan merk yang lain. Batagor ini sering dibeli untuk oleh-oleh para pelancong yang berkunjung ke Bandung, terbukti antrian pembeli di outlet batagor Kingsley yang berada di Jl. veteran No. 25 dan batagor Riri di Jl. Burangrang No. 41 Bandung ini selalu ramai apalagi hari Minggu.

1317564753522441036
outlet batagor Kingsley

1317653224258807996
batagor Riri yang siap disantap

3.Gehu Pedas Hot Jeletot

Makanan ini sangat sederhana, murah meriah. Dari bahan baku kacang kedelai, olahan tahu dapat ditemukan beragam. Mulai dari tahu Sumedang, tahu Lembang, tahu Cibuntu, tahu gejrot Cirebon dan tahu dengan isi sayuran seperti tauge dan wortel yang lebih dikenal dengan gehu.

Tapi untuk makanan gehu yang satu ini dipastikan memiliki citarasa dan nama yang unik, menarik dan menggelitik.

Dia adalah gehu “pedas hot jeletot”. Kata "hot" yang artinya panas, dan “jeletot” dalam bahasa Sunda adalah sensasi, memang sangat menggambarkan rasa isi gorengan tersebut.

Rasanya yang berbeda dari gehu biasa sangat cocok bagi para pecinta kuliner pedas. Sebab, gehu yang satu ini ditambah dengan cabe rawit didalamnya. Jadi tidak perlu lagi meminta cabe rawit yang biasanya menjadi teman gehu hangat.

Selain itu, potongan tahu yang cukup besar dengan isi kol, daging sapi cincang dapat menambah meriah isinya dan akan membuat ketagihan.

Sajian ini sangat kental aroma cabai rawit yang bercampur dengan wangi gorengan. Begitu digigit, pada kunyahan pertama rasa pedasnya mulai tersa memanasi rongga mulut. Hmm… siap-siap saja segelas air putih untuk penawar pedas.

13176567581793024602
Gehu Pedas (teu kuat ku lada na)

4. Masakan Sunda

Bagi pelancong yang ingin merasakan nikmatnya masakan Sunda, di Bandung banyak rumah makan yang menyediakan masakan-masakan Sunda. Seperti Ma Uneh, Sindang Reret, RM. AA Laksana, RM. Ampera, warung Nasi Bancakan dan masih banyak lagi.

Kali ini saya akan bahas "warung" Nasi Bancakan, karena di warung yang berlokasi di Jl Turnojoyo No. 62 Bandung ini kita akan menemukan konsep yang berbeda dengan rumah makan atau warung yang lain dan banyak ditemukan masakan jaman "baheula" seperti ceos kacang merah, gejos cabe hejo, hampas kecap, tumis lember, tumis kadedemes, tumis suung, semur jengkol dan masih banyak lagi. Untuk nasi, kita bisa memilih Nasi Liwet atau Nasi Daun.

Konsep yang berbeda disini adalah selain diberlakukan sistem prasmanan, semua masakan disini juga disajikan dalam "baskom" seng putih corak bunga-bunga dan menggunakan piring seng juga cangkir seng sebagai alat makan dan minumnya.

1317655847224085409
semua masakan disajikan dalam baskom seng (doc www.banyumurti.net)

1317656160825185920
cangkir seng yang digunakan untuk menyajikan minuman (doc www.banyumurti.net)

Itulah beberapa tempat yang bisa dikunjungi untuk merasakan sensasi kuliner di kota Bandung


Diolah dari berbagai sumber.


Senin, 03 Oktober 2011

Perjalanan ku menuju Berastagi

Awalnya Cuma mau pergi ke RSUP. H. Adam Malik. Setiba disana loket nya tutup. Dan jam pun baru menunjukkan jam 11.20 siang, maka aku putuskan untuk pulang. Ketika sampai pertigaan, aku berfikir kenapa tidak kulanjutkan saja perjalanan ku sampai ke kota Berastagi?
5 menit berfikir disudut pertigaan, dan aku pun membelokkan sepeda motorku ke arah kanan menuju berastagi.
Menuju ke Berastagi kita bisa menaiki bus misalnya Borneo, sutra, dan sinabung dengan tariff Rp 10.000,-. Cukup murah bukan???
Aku melewati Pancur Batu, terus berjalan dan hawa sejuk pun mulai terasa hingga memasuki daerah pegunungan Bukit Barisan. Pukul 12.05 aku tiba juga di Sibolangit. Aku masih terus melanjutkan perjalanan hingga sampailah aku di GREENHILL CITY Sibolangit.
Greenhill Sibolangit adalah taman rekreasi keluarga, yang banyak juga terdapat wahana permainan di dalamnya.
13175304802007444010
Tapi karena tempat itu sedang tidak ada pengunjung, maka aku terus melanjutkan perjalanan dengan hawa sejuk dan jalan yang berkelok – kelok tersebut, aku melewati berbagai macam desa. Akupun melewati Sembahe, yaitu sungai tempat rekreasi juga. Lagi – lagi tempat itu sepi pengunjung. Benar – benar tak ada yang bisa aku lihat saat itu, dan aku melanjutkan perjalanan lagi sampai tiba di Desa Bandar Baru.
Pasti masyarakat kami sudah mengetahui ada apa di daerah tersebut. Di pinggir jalan banyak terdapat hotel.
Adrenalin ku sudah teruji disini, dan akupun masih menjalani rute ini lagi dengan tetap merasakan sejuknya. Di pinggir jalan aku menemukan sekumpulan monyet yang sedang makan. Mereka sedang pesta karena banyak pengguna jalan memberikan makanan untuk mereka.
1317530677754766411
Aku bertemu dengan nenek Taringan, dan aku bertanya padanya tentang Jarak berastagi hingg akhirnya sampailah aku di Kabupaten Karo.
1317531014102495463
Disana terdapat TAHURA (Taman Hutan Rakyat) yang juga ditutup, begitupun dengan Pemandian Lau Sidebuk – debuk.
Perjalanan terus ku lalui sampai tiba di Daerah Penatapen, Berastagi. Tak jauh dari sana terdapat beberapa kebun bunga dan kebun Strawberry untuk di Petik Sendiri oleh pengunjung.
1317531152569885981
kebun strawberry petik sendiri

Dan tak lama aku sampai di tengah kota Berastagi. Disana terdapat banyak kereta kuda yang bersedia membawa pengunjung untuk kearah Gundaling dengan tariff Rp 100.000
13175313131586502522
Tarif ke Gundaling menggunakan Kuda

Juga Terdapat mereka para penjual Buah – buahan dan Kerajinan khas kota Berastagi. Untuk Kerajinan tangan seperti tas mereka mematok harga sekitar Rp 60.000 – Rp 80.000, untuk Baju kaos Berastagi seharga Rp 35.000/pieces, untuk jaket Rp 80.000, jaket kulit seharga Rp 300.000-Rp 500.000.
13175314641419568275
Cuaca pun mulai mendung dan aku putuskan kembali ke kota Medan pukul 14.30 wib. Dalam perjalanan, di daerah Doulu, aku di berhentikan oleh polisi karena sedang diadakan Razia. Aku tak pernah lupa akan SIM dan STNK, maka aku pun melanjutkan perjalanan dengak kondisi jalan yang basah akibat baru saja disiram hujan. Dalam perjalanan ini, bukan sejuk lagi malahan menjadi Dingin. Kembali aku melewati jalanan terjal serta turunan curam. Mau tak mau perjalanan pun ku lanjutkan di tengah gerimis hujan. Jalanan tidak begitu bagus, banyak jalan yang retak akibat peristiwa meletusnya gunung Sinabung. Hingga tak lama aku pun terjatuh. Alhamdulillah aku tak mengapa, maka aku melanjutkan perjalanan. Di daerah pancur batu mulai hujan deras dan untungnya mantelku tersedia.
Aku berjalan dengan sangat hati – hati ditengah deras nya hujan. Pukul 16.05 aku tiba kembali di kota Medan dengan selamat.
Adrenalin ku benar – benar teruji, terbukti dengan jatuhnya aku dari sepeda motorku. Tak mengapa, yang penting bagiku adalah pengalaman.
Jum’at 30 September 2011


My Road is dedicated to
my Cengengesan Family
1317531643257404679

Ibuku, Wonder Woman ku

Sejak ayah di panggil oleh-Nya
Aku Cuma punya ibu
Satu – satunya wanita terbaik
Yang pernah aku miliki




Ibu yang baik
Ibu yang rela melakukan apapun demi aku, anakmu
Yang tak jarang pula menjadi santapan lezat
untuk menjadi luapan amarahmu

Aku tahu, ibuku sayang
Pengorbananmu teramat besar untuk ku
Aku tahu, ibuku sayang
Aku telah membuat mu kecewa

Maafkan aku ibu
Karena telah sering membuatmu marah
Emosi mu kadang terlalu berlebihan, juga aku
Dan kita pun sering bertengkar
Hanya karena kita masih mempertahankan emosi

Aku minta maaf ibu
Yang perlu ibu tahu, bahwa
Aku Sangat menyayangimu ibu

Ibuku sayang, bagiku
Engkau adalah Wonder Woman
Yang selalu kuat
Dalam menjalani hidup ini
Setelah teramat banyak ujian dari-Nya
yang menghampiri hidup kita

Ibu ku sayang
walaupun aku bandel
tapi aku selalu menyayangimu

1317478835943201024


Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Sweet Tomatoes Printable Coupons